Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa kunjungan direktur
pengelola Dana Moneter Internasional Christine Lagarde ke Indonesia tidak
menawarkan pinjaman, namun untuk mempersiapkan pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali
pada bulan Oktober.
"Banyak netizens bertanya kepada saya apakah kunjungan Lagarde adalah
menawarkan pinjaman ke Indonesia. Saya bilang tidak, "kata Sri Mulyani di
Jakarta pada hari Selasa seperti dikutip kompas.com, menambahkan bahwa Lagarde
hanya berkunjung untuk memantau kemajuan persiapan pertemuan tahunan Kelompok
Bank Dunia IMF.
Selama berada di Jakarta, Largade juga berbicara di Pertemuan Tahunan
Tingkat Tinggi 2018, bertemu dengan Presiden Joko "Jokowi" Widodo dan
mengunjungi sebuah rumah sakit dan sebuah pasar, didampingi oleh Presiden.
Dalam pertemuan dengan Lagarde, Presiden Jokowi menginformasikan kepadanya
tentang kemajuan negara tersebut di sektor ekonomi.
Sementara Lagarde memuji fondasi ekonomi Indonesia yang kuat, namun dia
menekankan pentingnya reformasi fiskal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Dia juga menekankan pentingnya belanja pemerintah yang bertanggung jawab,
tidak hanya dalam membiayai proyek infrastruktur, tapi juga untuk meningkatkan
kesejahteraan dan memperkuat posisi Indonesia dalam mengekspor lebih banyak
produk bernilai tambah. (bbn)